• ONE DAY TOUR BALI MURAH UBUD ULUWATU

    ONE DAY TOUR BALI MURAH UBUD ULUWATU

    ONE DAY TOUR BALI MURAH UBUD ULUWATU
    ONE DAY TOUR BALI MURAH UBUD ULUWATU

    One Day Tour Bali Murah
      
    WA : 0878-6110-6336  Ubud Uluwatu adalah Paket Wisata Bali Satu Hari bersama tourbalimurah.net untuk mengunjungi tempat-tempat menarik di Desa Ubud dan dilanjutkan ke Uluwatu untuk menikmati pemandangan yang indah. Ubud Uluwatu Tour ini akan mengunjungi tempat-tempat menarik di Bali seperti Desa Celuk adalah desa tradisional untuk kerajinan emas dan perak, kemudian tour bali murah ini akan melanjutkan mengunjungi Sentra Batik & Tenun Tangan di Desa Tohpati. Kemudian tour bali murah meriah juga akan mengunjungi Desa Batuan yang merupakan sebuah desa tradisional Bali memiliki  keindahan dalam bidang  seni.

    Baca juga : Tour Bali Bagian Barat  ( East Bali Tour )

    Kita juga akan diajak dalam paket tour 1 hari bali melihat Pura Batuan, kemudian mengunjungi situs utama yaitu Pura Uluwatu yang berupa kuil terletak di tebing dengan ketinggian sekitar 70 meter yang juga banyak dihuni kelompok monyet. Tour bali murah akan terus menonton Pertunjukan Tari Kecak dan Api dekat kuil uluwatu, adalah tarian Bali mengambil cerita dari fragmen Ramayana, dan kemudian situs terakhir selama wisata Uluwatu adalah mengunjungi pantai Jimbaran untuk menikmati makan malam seafood yang lezat di pantai di restoran setempat. One day tour uluwatu akan membawa Anda ke memori indah dengan tiga pengalaman berbeda sebagai fitur paket one day trip uluwatu. Tour guide bali profesional merangkap driver yang menawarkan layanan terbaik kami untuk menjaga kenyamanan dalam perjalanan Anda. Menggunakan Transportasi kendaraan mobil full ac private tour bali menjadi lebih menyenangkan. Demikian sekilas penjelasan dari one day tour bali murah ubud uluwatu.


    Tempat Menarik yang akan dikunjungi selama Ubud - Uluwatu Tour

    Tempat Menarik yang akan dikunjungi selama Ubud - Uluwatu Tour
    Tempat Menarik yang akan dikunjungi selama Ubud - Uluwatu Tour

    1. Desa Celuk Untuk Seni Emas dan Perak Tradisional

    Kunjungan kita pertama dalam bali ubud one day tour ini adalah Desa Celuk yang dikenal sebagai desa tradisional Bali yang terletak di gerbang masuk Kabupaten Gianyar. Saat ini telah berubah menjadi objek wisata dengan ciri khas berupa kerajinan perhiasan menggunakan bahan dari emas dan perak. Desa yang terletak di Kecamatan Sukawati Kabupaten Gianyar memiliki keunikan dan sangat baik dalam produksi kerajinan emas dan perak. Hampir semua keluarga dan penduduk desa adalah orang Bali yang profesional, terampil dan memiliki jiwa seni. Semua yang dilakukan masyarakat desa celuk untuk mengembangkan desain kreatif dari berbagai produk yang berkaitan dengan emas dan perak. Desa kerajinan celuk memiliki sejarah panjang dan telah menghasilkan emas dan perak yang menembus pasar lokal, nasional dan internasional. Berbagai jenis perhiasan yang dihasilkan baik sebagai suvenir maupun komoditi ekspor yang diproduksi di desa ini meliputi variasi jenis cincin, kalung, anting, jepit rambut, bros dan lain-lain. Pengrajin di Desa Celuk melayani permintaan pasar dan juga menghasilkan produk modern seperti medali, model dan simbol budaya.


    Sejarah

    Dalam sejarah perkembangan kerajinan emas dan perak di desa celuk, pada awalnya diprakarsai oleh kelompok keluarga yang memiliki turunan dahulu seorang Pande Besi. Dari keluarga-keluarga ini, kegiatan kerajinan emas dan perak menyebar ke seluruh komunitas lokal di desa ini sebagai sumber kehidupan utama yang secara bertahap mengubah kehidupan mereka yang dahulunya sebagai petani. Sekitar tahun 1970 telah mengubah struktur komunitas secara signifikan di desa celuk ini. Perubahan itu dari masyarakat agraris ke masyarakat industri. Saat ini beberapa dari mereka telah terjun ke dalam struktur ekonomi layanan dengan berfokus pada industri pariwisata. Perubahan itu memberi dampak positif bagi kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat Desa Celuk. Desa Celuk masuk sebagai kategori desa yang makmur di Bali dengan pendapatan per kapita yang tinggi.


    Lokasi

    Desa Celuk berada ditempat yang strategis yang berjarak hanya 10 kilometer dari Kota Denpasar di mana desa ini terletak didalam tujuan wisata one day tour in ubud kali ini. Desa Celuk memiliki potensi yang tinggi dan menjadi objek wisata berbagai turis yang berlibur di Bali. Desa Celuk berdekatan dengan Desa Batu Bulan yang terkenal dengan Tari Barong dan ukiran batu. Desa Singapadu yang terkenal dengan Taman Burung Bali dan Kebun Binatang Bali, Desa Batuan yang terkenal dengan lukisan tradisional, Desa Guang yang terkenal dengan ukiran kayu dan juga Desa Sukawati sebagai pusat seni dan perdagangan cinderamata. Kita juga dapat menemukan beberapa galeri emas dan perak di sepanjang jalan utama di desa ini yang dibuka untuk wisatawan.


    Tenun Batik & Tangan - Desa Tohpati

    Desa Tohpati terletak di bagian timur Denpasar dengan pusat tenun tangan batik yang terkenal, hanya sekitar 12 kilometer dari Kuta. Batik adalah bentuk lukisan tradisional. Mereka dengan teliti menggunakan titik dan garis dari lilin untuk menghias kain. Sangat menarik untuk dikunjungi dan salah satu bentuk seni yang paling berkembang di Indonesia yaitu batik. Dalam bali ubud one day tour kunjungan pertama yang anda dapatkan di Desa Tohpati yaitu  mengunjungi industri rumah batik. Anda pasti akan mengalami perasaan luar biasa dari panca indera karena banyak warna, pola dan bau batik yang sebenarnya. Hanya melalui kunjungan kesana anda dapat pengetahuan lebih akan jenis desain dan asal-usulnya menjadi jelas.


    Tenun Batik & Tangan - Desa Tohpati



    Desa Seni Lukis Batuan

    Desa Batuan adalah salah satu best one day tour in bali karena disana terdapat lukisan Bali / Artwork Bali yang terkenal dan sebagai tujuan wisata yang sering dikunjungi di Bali, terletak sekitar 7 kilometer utara Denpasar dan sekitar 10 kilometer dari selatan Ubud. Desa Batuan sangat populer dengan pusat seni di Bali yang paling terkenal akan tariannya, ukiran panel kayu dan lukisan Bali ubud. Kami memiliki banyak paket tour bali 1 hari ke Batuan dan Ubud pelukis, dimana Anda akan melihat lukisan-lukisan yang indah dan mereka memiliki lukisan Bali untuk dijual juga.


    Lukisan tradisional Bali

    Lukisan tradisional Bali lebih dikenal pada aspek upacara seperti keagamaan, kalender dan wayang kulit. Periode tersebut ada sebelum tahun 1920 dan disebut sebagai Gaya Kamasan atau Wayang. Wayang sendiri adalah dua gambar dimensi yang bercirikan epik hindu-buddhisme seperti Mahabarata dan Ramayana. Lukisan-lukisan tersebut digunakan di kuil atau istana sebagai ornamen. Mereka menggambarkan banyak cerita tentang agama dan kehidupan bali. Biasanya itu adalah potongan-potongan lukisan yang menceritakan sebuah kisah. Nama Gaya Kamasan sendiri diambil dari nama desa tempat asalnya. Bahan yang digunakan dalam Gaya Kamasan juga bahan tradisional dari mineral dan sayuran atau tanaman. Mereka juga menggunakan tulang putih, jelaga atau batu. Bambu digunakan sebagai alat untuk melukis dan media (kanvas) biasanya kanvas tradisional dari kayu, daun pohon atau kain. Desa Batuan tidak dipengaruhi oleh barat karena mereka berada di Ubud. Lukisan Batuan sering gelap, representasi penuh sesak yang bertemakan dari kehidupan sehari-hari, monster binatang aneh dan penyihir pada jaman dahulu. Lukisan-lukisan Desa Batuan adalah gradasi dari tinta hitam ke tinta putih yang diletakkan di sebagian besar permukaan sehingga menciptakan suasana kegelapan dan kesuraman. Pada tahun-tahun sebelumya desain lukisannya menutupi seluruh ruang, yang sering berkontribusi pada alam yang padat dari lukisan-lukisan Bali ini.



    Pengrajin Desa Batuan

    Pengrajin Desa Batuan terkenal karena Karya Seni Bali nya. Seniman terkemuka dari anggota tahun 1930-an dari keluarga Brahman terkemuka, termasuk Ida Bagus Made Togog, I Dewa Nyoman Mura (1877-1950) dan I Dewa Putu Kebes (1874-1962), yang merupakan pelukis tradisional bergaya Wayang untuk membawa upacara keagamaan di kuil. .

    Cerita Seni Lukisan Desa Batuan

    Selama lebih dari seribu tahun Desa Batuan telah menjadi desa karya seni di Bali dan kerajinan asli Bali. Desa Batuan memiliki sejarah seribu tahun yang terdapat dalam catatan sejarah sejak tahun 1022 dengan prasasti yang bertempat di candi desa utama yaitu Pura Desa Batuan. Pada Zaman Dinasti Warmadewa di Bali, Desa Batuan harus ada di sana. Desa Batuan akhirnya datang untuk disebut Batuan yang dari kata "Batu" karena pada waktu itu di daerah ini adalah daerah berbatu (batu pasir Bali yang terkenal masih diproduksi di sini di Batuan utara), kemudian karena setiap saat ada perubahan dalam pengucapannya, kini Desa tersebut lebih dikenal sebagai Desa Batuan.


    Pura Batuan


    ONE DAY TOUR BALI MURAH UBUD ULUWATU , Pura Batuan

    Kuil Bali Batuan adalah kuil Hindu lokal Bali yang dijaga oleh penduduk lokal desa Batuan. Candi ini dirancang sangat indah dengan penuh ornamen Bali dan bangunan candi atap terbuat dari serat pohon palem hitam kromatik.
    Letaknya sangat strategis di dekat jalan utama dari Denpasar ke Ubud. Sudah lebih dari seribu tahun Batuan telah menjadi desa seniman dan pengrajin tentang legenda lama dan kisah-kisah misterius.
    Pura Batuan didirikan pada tahun 944 Isaka (1020 AD). Hampir 1000 tahun. The Batuan Temple adalah kategori Puseh Temple berdasarkan konsep "Tri Kahyangan atau Tri Murti" yang diajarkan oleh Mpu Kuturan sekitar abad ke-10 kepada masyarakat Hindu Bali pada saat itu.
    Tri Kahyangan atau Tri Murti terdapat 3 kuil:

    Desa atau Pura Desa sebagai tempat pemujaan Dewa Brahma (Sang Pencipta)
    Kuil Puseh untuk memuja Dewa Wisnu (Sang Pemelihara)
    Kuil Dalem untuk menyembah Dewa Siwa (Sang Penghancur)

    Sejarah Kuil Batuan

    Arti dari Nama "Batuan" atau "Baturan" yang dimaksudkan sebagai pendorong warga desa untuk mempunyai pemikiran "keras seperti batu" atau "makan batu" karena batu berarti "batu" dalam bahasa Bali. Bisa juga mengacu pada tradisi megalitik kuno di mana batu berdiri berfungsi sebagai tempat pertemuan dan situs upacara untuk pemujaan arwah leluhur. Karena Batuan menjadi pusat dari para imam dan brahmana Buddhis yang menyebar ke pusat-pusat pengadilan utama di Bali selatan, desa ini memiliki brahmana yang luar biasa.

    Masyarakat setempat sangat peduli tentang perawatan dan pelestarian arsitektur kuil dan lingkungannya. Tidak semua bangunan yang ada adalah bangunan tua di sini, ada beberapa yang telah mengalami renovasi, pembaruan, dan perubahan dari abad ke-10 hingga abad ke-13 dan juga abad ke-18. Struktur dan pondasi candi ini sangat kokoh dan kuat. Candi Batuan memiliki ornamen Bali asli yang mendambakan indah di setiap bangunan di area candi. Beberapa ornamen adalah refleksi dari kisah legenda Ramayana dan setiap bangunan suci memiliki fungsi yang berbeda secara filosofis.

    Area Pura Batuan Terdiri Dari: 

    Pada saat one day trip to ubud ke Pura Batuan. Didalam area parkir candi ada beberapa sebuah bangunan kuno yang disebut Wantilan, tempat ini digunakan sebagai balai pertemuan untuk mempraktekkan berbagai jenis tarian Bali seperti Tari Gambuh, Tari Pendet, dll. Sebelum memasuki kuil, ada beberapa orang lokal di Wantilan akan meminjamkan Anda 'kamben' (kostum tradisional Bali). Adalah suatu keharusan bagi Anda untuk memakai 'kamben Bali' untuk menunjukkan rasa hormat Anda tentang kesucian candi tersebut. Anda tidak akan dikenai biaya masuk namun penduduk setempat mengharapkan setiap turis yang berkunjung ke kuil ini dapat menyumbang dalam jumlah berapa pun untuk mendukung pemeliharaan tempat suci. Di sana disediakan kotak sumbangan sederhana. Setiap sumbangan yang Anda berikan harus didasarkan pada rasa ketulusan, di mana orang Bali tahu itu disebut "medana punia".

    Di tengah halaman candi ada beberapa bangunan panjang yang disebut Bale Agung dan Bale Kulkul (sebuah gong yang terbuat dari kayu atau bambu). Di halaman ini juga terdapat gerbang masuk yang sangat tinggi dan masyarakat setempat menyebutnya Kori Agung, gerbang tersebut diapit oleh banyak patung penjaga yang berbentuk patung raksasa. Fungsi Kori Agung adalah pintu tempat keluar dan masuknya para dewa yang dilambangkan dengan patung kecil bernama Pratima. Di sebelah Kori Agung ada dua pintu kecil sebagai tempat keluar dan masuknya orang-orang ke halaman utama kuil. Di halaman utama candi ada tiga latar cerita Meru dan Bale Pengiyasan sebagai simbol dari kuil Besakih, ada juga sebuah bangunan yang disebut Padmasana sebagai tempat pemujaan kepada Sang Hyang Widhi, satu-satunya Dewa Hindu di Bali.

    Pura Batuan tidak hanya memancarkan aura spiritual yang tinggi, tetapi juga mewakili nilai-nilai sejarah. Anda dapat melihat ke dalam pura disana banyak tedapat peninggalan kuno yang menakjubkan dari zaman prasejarah. Sebagian besar pengaruh budaya Hindu di Bali yang terbuat dari batu-batu alam di kuil ini menjadi tempat pemujaan bagi nenek moyang mereka untuk menyembah Dewa Hindu. Anda akan kagum saat melihat beberapa patung kuno dan unik di sana. Diantara banyaknya patung yang ditemukan di Kuil Puseh ini, dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis. Mereka adalah Patung Dwarapala, Patung Perwujudan, Patung Hewan, Status Gambar Memegang Ayam, Phallus dan banyak lagi.




    2. Pura Uluwatu



    ONE DAY TOUR BALI MURAH UBUD ULUWATU , PURA ULUWATU


    Destinasi wisata one day tour to ubud selanjutnya adalah Pura Uluwatu yang terletak di Desa Pecatu, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali. Candi ini berjarak 30 kilometer ke selatan Denpasar. Pura Uluwatu juga disebut Kuil Luwur yang merupakan salah satu dari enam Kuil Sad Kahyangan, pilar spiritual utama di Pulau Bali.

    Sejarah Pura Uluwatu

    Ada dua pendapat berbeda tentang sejarah Pura Uluwatu. Pendapat Pertama, ada beberapa orang yang percaya bahwa kuil ini dibangun oleh Empu Kuturan di abad ke 9, selama masa pemerintahan Marakata. Pendapat Kedua, sebagian orang juga mengklaim bahwa candi itu dibangun oleh Dang Hyang Nirartha, seorang pedanda (biksu Hindu) dari Kerajaan Daha (Kediri) di Jawa Timur. Dang Hyang Nirartha datang ke Bali pada tahun 1546, pada masa pemerintahan Dalem Waturenggong. Biksu itu membangun Pura Uluwatu di Bukit Pecatu. Setelah menyelesaikan perjalanan spiritual di sekitar Bali, biksu itu kembali ke Pura Uluwatu dan meninggal di sana. Dia moksa (mati dan tubuhnya lenyap), meninggalkan Marcapada (kehidupan duniawi) dan memasuki Swargaloka (surga).

    Piodalan atau upacara memperingati berdirinya kuil Uluwatu selalu diadakan pada hari Anggara Kasih, di wuku Medangsia dalam kalender Caka. Biasanya upacara berlangsung selama tiga hari yang dipenuhi ribuan umat Hindu. Kuil Uluwatu terletak di tebing setinggi 70 meter yang menjulang di atas Samudera Indonesia. Karena lokasinya yang unik, pengunjung ke kuil harus menaiki tangga batu yang sangat panjang untuk mencapainya. Candi ini menghadap ke timur, tidak seperti kuil-kuil lain di Bali yang menghadap ke barat atau selatan. Ada ratusan monyet berkeliaran di sepanjang jalan di luar kuil. Meskipun monyet terlihat jinak, pengunjung menganggapnya sebagai gangguan karena mereka sering mengambil makanan dari tangan pengunjung dan mencuri barang-barang milik pengunjung. Ada dua pintu untuk dapat masuk kesana, pintu utara dan selatan, di mana pengunjung memasuki kompleks candi.

    Pintu masuk gerbang kuil berbentuk batu. Berada di seberang masing-masing gerbang terdapat dua patung laki-laki berkepala gajah. Bagian depan gerbang dihiasi dengan patung relief yang menggambarkan daun dan pola bunga. Di belakang gerbang, ada tangga batu yang mengarah ke pelataran dalam. Sepanjang tangga, pohon-pohon ditanam untuk memberi keteduhan.
    Sebuah hutan kecil terletak di depan dan ada ratusan monyet tinggal di sini. Mereka diyakini menjaga kuil dari pengaruh buruk. Jalurnya berkelok saat menuju ke kuil dan dihiasi oleh dinding beton di sisi tebing. Membutuhkan sekitar satu jam untuk dapat sampai dari satu ujung ke ujung lainnya karena ada beberapa titik berpagar di sepanjang jalan untuk berhenti. Pemandangan dari dasar air yang bergelombang terhadap batu dan cakrawala samudera sangat luar biasa.

    Orang Hindu di Bali percaya bahwa tiga kekuatan Dewa Brahma, Wisnu, dan Siva menjadi satu di sini. Karena Keyakinan itulah menyebabkan Pura Uluwatu menjadi tempat untuk pemujaan Siva Rudra, dewa Hindu Bali dari semua elemen dan aspek kehidupan di alam semesta. Pura Uluwatu juga didedikasikan untuk melindungi Bali dari roh-roh jahat. Di luar Pura Uluwatu ada ruang terbuka yang diaspal dengan lantai batu dan sebuah bangunan kayu di dekat gerbang utara. Di sebelah barat yang letaknya di seberang pintu masuk, terdapat Gerbang Paduraksa yang membuka jalan ke pelataran dalam berikutnya. Berbeda dengan gerbang yang sebelumnya, gerbang batu ini dilengkapi dengan atap. Pintunya berbentuk sebuah lengkungan yang dibingkai dengan susunan batu. Ada patung kepala garuda yang besar di atas sebuah bangunan dan bagian atas gerbang tampak seperti mahkota dan dihiasi dengan pahatan relief. Jarak antara gerbang dan dinding dipenuhi oleh pahatan relief. Ada sebuah hamparan yang luas di selatan yang membentang di atas laut. Ada bangunan dari kayu di ujung hamparan tersebut yang dapat digunakan para wisatawan untuk duduk dan menikmati indahya lautan. Pura Uluwatu telah mengalami beberapa kali renovasi. Pada tahun 1999, ada petir yang menyambar kuil dan menyebabkan kebakaran.

    Setiap enam bulan di dalam siklus Pawukon 210-hari Bali, perayaan ulang tahun kuil besar selalu diadakan disana. Penjaga kuil dan keluarga kerajaan Jro Kuta dari Denpasar merupakan pelindung untuk acara tersebut. Orang-orang disana percaya dan menganggapnya sebagai perwujudan dari kekuatan ilahi yang melindungi Pura Uluwatu. Disana juga terdapat fasilitas umum, tetapi tidak di dalam area candi. Tidak seperti tujuan wisata one day trip from bali yang lainnya, kawasan Pura Uluwatu memiliki sejumlah vendor yang terbatas.

    Pengunjung one day tour bali murah harus mengenakan sarung dan selempang, serta pakaian yang biasa digunakan untuk kunjungan ke bait suci. Para Wisawatan bisa menyewanya di sini dan waktu terbaik untuk berkunjung adalah sebelum matahari terbenam. Tari Kecak dan pertunjukan Tari Api dilakukan setiap hari di panggung yang berdekatan dengan puncak tebing pada pukul 18:00 hingga 19:00. Pengunjung dikenai biaya tiket sekitar 100.000 Rupiah / orang. Pura Uluwatu menjadi tempat paling disukai wisatawan untuk menonton tarian Kecak yaitu dengan latar belakang matahari terbenam saat pertunjukan.
    Tidak ada transportasi umum untuk sampai ke sini dan kembali ke kota. Akan sulit tanpa ada perjalanan atau taksi yang sudah diatur sebelumnya. Panduan tidak diperlukan, meskipun bermanfaat. Jadi kami menyediakan Layanan one day tour in bali bagi para wisatawan yang ingin kesana.


    Pertunjukan Tari Kecak dan Api



    ONE DAY TOUR BALI MURAH UBUD ULUWATU , Pertunjukan Tari Kecak dan Api


    Tari Kecak dan pertunjukan Tari Api Tidak diketahui secara pasti di mana tari Kecak berasal dan yang pertama kali dikembangkan, tetapi ada beberapa kesepakatan tentang Kecak Bali yang pertama kali dikembangkan menjadi seni pertunjukan di desa Bona, Gianyar. Sebagai pengetahuan tambahan, Kecak awalnya berasal dari lagu atau musik yang dihasilkan dari kombinasi suara yang membentuk melodi yang biasanya digunakan untuk mengiringi tarian suci Sanghyang dan hanya bisa dipentaskan di kuil. Kemudian pada awal 1930-an oleh seniman dari desa Bona, Gianyar mencoba mengembangkan tarian Kecak dengan menggabungkan kisah Ramayana sebagai pengganti Tari Sanghyang sehingga tarian ini akhirnya bisa ditampilkan di publik sebagai seni pertunjukan. Bagian penting dari cerita Ramayana yang pertama diambil adalah saat Dewi Sita diculik oleh Raja Rahwana.


    Perkembangan Tari Kecak Bali dan Api di Bali

    Tari Kecak di Bali selalu berubah dan berkembang sejak tahun 1970-an. Perkembangannya bisa dilihat dari segi cerita dan pertunjukan. Dalam hal cerita untuk pementasan tidak hanya menempel pada satu bagian dari Ramayana, tetapi juga bagian lain dari kisah Ramayana. Dalam hal Pertunjukan juga mulai mengalami pertumbuhan dan tidak hanya ditemukan di satu tempat seperti Desa Bona, Gianyar, tetapi juga desa-desa lain di Bali mulai mengembangkan tari Kecak sehingga semua daerah di Bali mempunyai puluhan kelompok Kecak yang anggotanya biasanya anggota dari Banjar (Organisasi Kemasyarakatan Tradisional Bali). Kegiatan festival tari Kecak sering diadakan di Bali oleh pemerintah ataupun sekolah seni di Bali. Penari terbanyak yang pernah tampil dalam tari Kecak yaitu tercatat pada tahun 1979 yang melibatkan 500 penari. Saat itu pertunjukan kecak dilakukan dengan mengambil cerita dari Mahabharata. Namun rekor ini dipatahkan oleh Pemerintah Kabupaten Tabanan yang menyelenggarakan tari Kecak Kolosal dengan 5000 penari pada 29 September 2006, di Tanah Lot, Tabanan, Bali.


    Pola Tari Kecak Bali dan Api

    Karena pertunjukan tari Kecak didukung oleh beberapa faktor yang sangat penting dan pertunjukan tari Kecak menyajikan tarian sebagai pengantar cerita, tentu saja musik sangat penting untuk mengiringi gerakan penari. Namun dalam Tari Kecak, musik yang dihasilkan dari kombinasi suara anggota "cak" yang sekitar 50-70 orang semuanya akan membuat musik akapela. Seseorang akan bertindak sebagai pemimpin yang memberikan nada lebih awal, orang lain bertindak sebagai penekan yang bertanggung jawab atas tekanan nada tinggi atau rendah, orang lain yang bertindak sebagai penyanyi solo, dan orang lain akan bertindak sebagai dalang untuk menyampaikan kisah. Penari dalam gerak tari Kecak tidak harus mengikuti gerak tari diiringi dengan gamelan. Jadi dalam gerakan tarian kecak para penari lebih rileks karena prioritas utama adalah alur cerita dan perpaduan suara.

    Kisah Pertunjukan Tari Kecak Bali dan Tari Api

    Pada saat kita menyaksikan pertunjukan, Yang membuat Kecak berbeda adalah perpaduan musik yang menyertainya yang dihasilkan dari suara manusia, gamelan Suara. Paduan suara dari seratus laki-laki atau lebih duduk di lingkaran konsentris, bergoyang, berdiri dan berbaring saat cerita berlangsung. Di antara banyaknya penari kecak yang menari, suara pendongeng dapat terdengar menceritakan kisah yang sedang berlangsung.
    Cerita ini adalah bagian dari Ramayana, legenda Hindu yang dapat diungkapkan dalam berbagai bentuk, tidak hanya dalam tarian tetapi juga dalam seni lukis dan ukiran. Pangeran Rama adalah pewaris tahta kerajaan Ayodya dan istrinya Sita yang telah diusir dari kerajaan oleh Raja Dasarata yang dihasut oleh ibu tiri Rama. Cerita dimulai dengan kedatangan Rama dan Sita ditemani oleh saudaranya yang bernama Laksmana di hutan Dandaka.

    Ketiganya telah diamati oleh iblis Rahwana / Raja Alengka yang menginginkan Dewi Sita karena kecantikannya. Rahwana mengirim perdana menteri Marica untuk mencoba memisahkan Sita agar Rahwana dapat menculiknya. Kekuatan gaib Marica mengubah dirinya menjadi rusa emas dan dia memasuki hutan. Ketika Sita melihat rusa emas dia begitu terpesona sehingga dia meminta Rama untuk menangkapnya. Rama mengejar rusa dan meninggalkan saudaranya Laksamana yang berada dibelakang dengan memberikan perintah kepada adiknya untuk melindungi Sita. Ketika Sita merasa mendengar suara teriakan meminta tolong dari Rama dia memaksa Laksamana untuk mengejar Rama dengan menuduhnya sebagai pengecut, kemudian dia pergi untuk membantu Rama dengan terpaksa setelah menggambar lingkaran sihir di tanah dan memberi tahu Sita bahwa dia tidak boleh keluar dari dalam lingkaran.

    Setelah Dewi Sita ditinggal sendirian di hutan, dia menjadi mangsa yang mudah karena tipu daya Rahwana yang telah menyamar sebagai seorang brahmana tua yang lemah dan meminta kepada Sita beberapa makanan saat dia kedinginan dan lapar. Sita jatuh karena tipuannya, dia melangkah keluar lingkaran untuk memberikan makanan, kemudian rahwana tua langsung menangkap dan membawanya ke istana. Setelah kembali ke istananya di Alengka, Rahwana mencoba semua cara untuk merayu Sita tapi tidak berhasil.
    Di istana Alengka Dewi Sita selalu mencurahkan isi hatinya kepada Trijata (Sepupu Rahwana), Hingga suatu saat Hanoman muncul mengatakan padanya bahwa dia adalah utusan Rama dan membuktikannya dengan menunjukkan cincin Pangeran Rama. Sita memberi Hanoman jepit rambut untuk menunjukkan bahwa dia masih hidup dan mengirimkan pesan kepada rama untuk datang menyelamatkannya.

    Sementara itu Rama dan Laksamana menjelajahi seluruh hutan yang ditemani oleh Tualen untuk mencari Sita disaat itu juga muncul Meganada (putra Rahwana) dan mengajak Rama dan Laksamana untuk bertarung. Meganada menggunakan kekuatan sihir dan anak panah yang secara ajaib dapat berubah menjadi naga yang sangat kuat, sehingga Rama dan Laksamana terikat di dalam talinya.
    Burung Garuda yang merupakan Raja dari semua burung dan teman baik Raja Dasarata telah mengamati masalah Rama dari atas di langit dan datang untuk membebaskan saudara-saudaranya dari tali yang mengikat mereka. Setelah terbebas, Rama dan Laksamana melanjutkan perjalanan mereka untuk menyelamatkan Sita dan bergabung dengan Sugriwa (raja monyet) dan tentara monyetnya.
    Cerita Ramayana ini berakhir dengan pertarungan antara Sugriwa dengan Tentara Monyetnya melawan Meganada dengan Tentara Silumannya yang berakhir dengan kekalahan Meganada.


    3. Dinner di Teluk Jimbaran



    ONE DAY TOUR BALI MURAH UBUD ULUWATU , Dinner di teluk jimbaran


    sunset jimbaran bay dinner

    Destinasi one day tour at bali selanjutnya adalah Pantai Jimbaran yang terletak di antara bandara dan bukit pecatu dengan keaslian dari desa Kedonganan dan Jimbaran itu sendiri. Di dua desa tradisional ini terdapat hamparan sekitar 2 kilometer dataran rendah yang menghubungkan antara Bali daratan dan kaki selatan Bali. Jimbaran dan Kedonganan berada di bawah administrasi  Desa Jimbaran, sementara desa jimbaran itu sendiri berada di dalam wilayah administrasi yang luas di Kecamatan Kuta. Desa Jimbaran dan kedonganan telah dikenal sebagai pemasok ikan asin terbesar untuk seluruh Bali. Sampai sekarang Desa Kedongan masih merupakan agen utama dari pengumpulan ikan dan perahu nelayan dari Muncar, Jawa Timur. Agen pengumpulan ini adalah K.U.D yang Bekerjasama di wilayah Jimbaran atau Jimbaran desa. Kerja sama ini terdiri dari anggota nelayan dari kedua desa jimbaran dan kedonganan. Jika kita datang ke pantai kedonganan di pagi hari sekitar pukul 09.00, kita bisa melihat belasan perahu nelayan berlabuh di pantai sedang menurunkan berbagai macam ikan laut disana. Sebagian besar tengkulak ikan segar datang dari berbagai daerah di Bali telah mengantre di kantor koperasi untuk membeli ikan dari K.U.D.
    Teluk Jimbaran memiliki pantai yang indah dan makanan laut sangat eksotis  di Indonesia. Terdapat Restoran seafood di sepanjang pantai jimbaran di samping Hotel Intercontinental terlihat luar biasa. Terletak di desa nelayan yang damai, Restoran-restoran ini dimulai sebagai pondok yang akhirnya tumbuh menjadi industri yang mapan. Pantai Teluk Jimbaran awalnya hanya sebuah desa nelayan kecil, tetapi pada tahun 1980-an para pengembang pindah untuk mengeksploitasi pantai-pantainya yang sangat mempesona. Namun demikian, desa ini masih merupakan desa nelayan dan selalu menyenangkan untuk dikunjungi dan penduduk desa mendapat manfaat langsung dari pariwisata. Teluk Jimbaran adalah rumah bagi beberapa nama hotel internasional yang menghadap ke teluk dan villa mewah yang bertengger di sisi bukit dan dapat melihat pemandangan dari atas teluk. Pantai Teluk Jimbaran di sekitar hotel terlihat seperti yang Anda harapkan dan itu adalah area yang aman untuk berenang. Di sekitar desa dan pasar ikan terdapat wilayah  yang sangat besar bagi nelayan untuk merawat perahu dan jaring mereka dan menyortir hasil tangkapan mereka untuk dibawa pasar.
    Pantai Teluk Jimbaran terlihat sangat berbeda saat matahari terbenam. Restoran Seafood baru-baru ini menyebar di sepanjang jalan yang mengarah ke Bandara Ngurah Rai. Hidangan mereka mempunyai rasa sangat lezat, makanan laut segar yang dipanggang di atas arang kelapa yang disajikan dengan bumbu halus pasti akan menggairahkan anda untuk mencobanya. Anda dapat memancing udang laut, lobster, cumi-cumi atau ikan yang anda inginkan. Ketika Anda sedang menunggu hidangan, Anda bisa duduk-duduk di pasir putih yang lembut dan menyaksikan matahari terbenam di malam hari. Ada banyak restoran menjadi hidup ketika mereka mengatur meja yang dihiasi lampu lilin di tepi pantai. Para koki bersemangat dan menyiapkan menu hidangan laut mereka untuk para wisatawan yang ingin menikmati hidangan laut dan segelas koktail sambil menyaksikan matahari terbenam.

    Itinenary one day tour ubud Uluwatu


    • Dijemput di hotel
    • Kunjungi Desa Celuk Untuk Seni Emas dan Perak Tradisional
    • Kunjungi Batik & Tenun Tangan - Desa Tohpati
    • Kunjungi Desa Seni Lukis Batuan
    • Nikmati Makan Siang di Ubud
    • Kunjungi Pura Batuan
    • Kunjungi Pura Uluwatu
    • Mengunjungi Pertunjukan Tari Kecak dan Api
    • Kunjungi Makan Malam Seafood di Teluk Jimbaran
    • Kembali ke hotel
    • Tiba di hotel

    Price one day tour ubud Uluwatu :

    Kami menawarkan dua harga yang dapat Anda pilih yaitu Harga Tiket Reguler dan Harga Tur, Silakan lihat di bawah ini rincian Ubud - Paket Wisata Wisata Uluwatu:

    Harga Wisata Reguler:

    USD 45 / mobil (untuk 1 hingga 6 orang)

    Termasuk: Mobil Pribadi / Minibus + Bensin + Sopir Berbahasa Inggris

    Catatan: Belum termasuk biaya tempat wisata dan makan siang



    Area destinasi wisata lainnya:

    Seminyak, Legian, Kuta, Nusa Dua, Jimbaran, Sanur, Ubud, Denpasar, Pelabuhan Benoa, Bandara

    Silakan hubungi kami untuk mengambil daerah wisata yang berbeda.



    Salam
    Om Swastiastu

    ONE DAY TOUR BALI MURAH , UBUD ULUWATU TOUR



    TOURBALIMURAH.NET

    Artikel Terkait :

    paket tour bali 1 hari | paket tour 1 hari di bali tanpa hotel | tour sehari di bali

    half day tour bali | paket wisata bali | paket tour full day di bali

    tour guide bali murah | contoh full day tour

  • 0 komentar:

    Posting Komentar

    HARGA TOUR BALI MURAH SPECIAL PROMO LIST

    Get the best prices for tour Bali murah Ubud tour, Kintamani, Besakih Temple, Nusa Lembongan and Nusa Penida.

    Cari Blog Ini

    ADDRESS

    jl.gusti ngurah tenganan99 pesedahan Bali.

    EMAIL

    bagusmudra@mail.com
    info@mudrabalitour.com

    MOBILE

    +62-0878-6110-6336 ,
    +62-0878-6110-6336